Magister Desain BINUS Hadirkan Metode Regular Hybrid
Perkembangan teknologi dan perubahan pola belajar setelah pandemi mendorong perguruan tinggi untuk menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel. Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS Graduate Program melalui program Magister Desain BINUS memperkenalkan metode pembelajaran Regular Hybrid.
Metode ini memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan secara langsung di kampus maupun secara online dalam waktu yang sama, tanpa mengurangi kualitas interaksi akademik. Lalu, bagaimana sebenarnya konsep Regular Hybrid dan apa saja keunggulannya bagi mahasiswa? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut!
Apa Itu Regular Hybrid?
Regular Hybrid merupakan model pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan secara onsite di kelas maupun online secara real-time pada waktu yang sama. Dalam skema ini, dosen tetap mengajar secara langsung di ruang kelas, sementara sesi perkuliahan juga disiarkan secara daring sehingga mahasiswa yang tidak hadir secara fisik tetap dapat mengikuti pembelajaran secara sinkron.
Dengan demikian, mahasiswa tidak perlu memilih antara program kuliah online dan program tatap muka sejak awal. Mereka dapat menentukan metode kehadiran setiap minggu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Sebagai contoh, seorang mahasiswa yang sedang berada di luar kota tetap dapat mengikuti kelas secara online. Namun, saat memiliki kesempatan untuk datang ke kampus, mahasiswa tersebut juga dapat mengikuti perkuliahan secara langsung di ruang kelas bersama dosen dan mahasiswa lainnya.
Fleksibilitas Kehadiran yang Lebih Besar
Salah satu keunggulan utama dari Regular Hybrid adalah fleksibilitas dalam kehadiran. Dalam skema ini, mahasiswa diwajibkan hadir onsite minimal 20% dari total pertemuan perkuliahan. Sementara itu, 80% dari pertemuan lainnya dapat diikuti secara online.
Menariknya, mahasiswa bebas menentukan pada pertemuan ke berapa mereka akan hadir secara langsung di kampus. Hal ini memberikan keleluasaan bagi mahasiswa untuk menyesuaikan jadwal kuliah dengan aktivitas profesional, pekerjaan, maupun lokasi tempat tinggal mereka.
Fleksibilitas ini menjadi sangat relevan bagi mahasiswa yang berdomisili di luar kota atau yang memiliki mobilitas tinggi. Dengan Regular Hybrid, mereka tetap dapat mengikuti program Magister Desain tanpa harus selalu berada di Jakarta.
Tetap Interaktif dan Berkualitas
Walaupun memberikan fleksibilitas dalam lokasi belajar, kualitas interaksi dalam kelas tetap menjadi prioritas utama. Karena dosen mengajar secara langsung di kelas, mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara online tetap dapat berinteraksi secara real-time melalui platform digital.
Mahasiswa yang mengikuti kelas secara daring juga dianjurkan untuk menyalakan kamera agar diskusi tetap berlangsung aktif. Dengan demikian, pengalaman belajar tetap terasa interaktif, baik bagi mahasiswa yang hadir di kelas maupun yang mengikuti secara online.
Selain itu, berbagai fasilitas pendukung seperti screen sharing, digital whiteboard, serta demonstrasi software secara langsung memungkinkan proses pembelajaran desain tetap berjalan secara optimal dalam format hybrid.
Menjangkau Mahasiswa dari Seluruh Indonesia
Metode Regular Hybrid juga membuka peluang bagi lebih banyak calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di program Magister Desain. Sebelumnya, program reguler cenderung menjangkau mahasiswa yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. Dengan adanya fleksibilitas kehadiran melalui hybrid learning, mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia kini dapat mengikuti perkuliahan tanpa harus selalu berada di lokasi kampus.
Namun demikian, beberapa kegiatan akademik penting seperti ujian tesis dan pameran karya desain tetap dilaksanakan secara onsite di kampus. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas evaluasi akademik sekaligus memberikan pengalaman akademik yang lebih komprehensif bagi mahasiswa.
Perbandingan Regular Hybrid dengan Metode Pembelajaran Lain
Berikut perbandingan sederhana antara beberapa metode pembelajaran yang umum digunakan di perguruan tinggi:
| Metode Pembelajaran | Cara Perkuliahan | Fleksibilitas Lokasi | Interaksi Real-Time |
| Online Learning | Seluruh perkuliahan dilakukan secara daring | Sangat fleksibel | Ada |
| Blended Learning | Kombinasi jadwal online dan onsite yang sudah ditentukan | Terbatas | Ada |
| Tatap Muka | Seluruh perkuliahan dilakukan di kelas | Tidak fleksibel | Sangat tinggi |
| Regular Hybrid | Dosen mengajar di kelas, mahasiswa bisa onsite atau online pada waktu yang sama | Sangat fleksibel | Sangat tinggi |
Dari perbandingan tersebut, Regular Hybrid menawarkan kombinasi antara fleksibilitas dan kualitas interaksi yang lebih seimbang.
Pembelajaran yang Lebih Adaptif bagi Mahasiswa
Melalui pendekatan Regular Hybrid, program Magister Desain BINUS menghadirkan pengalaman belajar yang lebih adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa masa kini. Mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan secara langsung di kampus maupun secara online pada waktu yang sama sehingga proses belajar dapat disesuaikan dengan kebutuhan, lokasi, serta aktivitas profesional masing-masing.
Jika Anda ingin mengembangkan kemampuan desain sekaligus tetap memiliki fleksibilitas dalam proses belajar, program Magister Desain BINUS dapat menjadi pilihan yang tepat. Saatnya melangkah lebih jauh dan memperdalam keahlian desain bersama BINUS Graduate Program.