Get Well Soon, Earth! Ayo Bantu Pulihkan Bumi Mulai Dari Kita! #GerakanSocialDistancing

Merebaknya isu mengenai virus korona atau yang disebut Covid-19 membuat bumi berduka, Covid-19 adalah jenis virus yang menyerang sistem pernafasan dan mampu membuat penderitanya mengalami gangguan pernapasan, pneumonia akut, hingga kematian. Terdapat lebih dari 100 negara yang masyarakatnya terinfeksi virus ini, dan Indonesia adalah salah satunya. Namun, sayangnya masih belum ada vaksin untuk virus ini sehingga seluruh masyarakat dunia harus waspada dan berhati-hati agar tidak terinfeksi, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Salah satu cara pencegahan dari penularan virus ini adalah dengan melakukan gerakan social distancing, apa sih social distancing itu? Apa saja hal yang harus dilakukan saat ikut gerakan ini? Dan seberapa efektifkah gerakan ini?

Seperti yang diketahui, hingga saat ini penyebab dari Covid-19 belum ditemukan, namun dapat diketahui kalau virus ini disebarkan oleh hewan dan dapat menyebar ke makhluk hidup lain, terutama manusia. Virus ini dapat menyebar dengan sangat cepat melalui air liur penderitanya, itulah mengapa harus dilakukan gerakan social distancing. Social distancing adalah gerakan yang dilakukan dengan meminimalisir kontak terhadap orang lain dan menjaga jarak satu sama lain. Keefektifan gerakan ini telah dibuktikan melalui studi pada pandemi influenza Spanyol 1918, yang menyatakan bahwa gerakan ini berhasil dilakukan. Berikut adalah hal-hal apa saja yang harus dilakukan saat social distancing.

  • Anggaplah dirimu terinfeksi

Yup, jika dibayangkan, hal ini tentunya akan menakutkan, namun ada kalanya kita harus merasa bahwa kita sedang terinfeksi, sehingga ada kesadaran dalam diri kita untuk menjaga jarak dengan orang lain, agar orang yang berada di sekitar kita tidak tertular juga.

  • ┬áTetaplah di rumah jika tidak ada keperluan

Kesadaran harus selalu dimulai dari diri kita, saat kita takut sesuatu terjadi kepada kita, maka kita harus berjaga-jaga. Dengan mengurangi kegiatan di luar rumah dan berdiam diri di dalam rumah dapat meminimalisir kemungkinan penularan virus ini.

Kita bisa melakukan kegiatan produktif di dalam rumah, seperti berolahraga, membaca buku, mengerjakan tugas, dan membersihkan rumah.

  • Hindari berada di kerumunan

Kita tidak tahu siapa yang terinfeksi saat kita berada di antara kerumunan, karena orang yang terinfeksi bisa saja tidak menunjukkan tanda-tanda kalau dia terinfeksi, bahkan, mungkin saja dia juga tidak tahu kalau dia terinfeksi, namun dia bisa menularkannya pada kita, itulah kenapa kita harus menghindari kerumunan, seperti menghadiri konser, tempat pariwisata, dan pusat perbelanjaan. Karena bisa jadi juga kita lah yang terinfeksi.

  • Jaga jarak dengan orang sekitar

Kita harus menjaga jarak dengan orang lain dan tidak melakukan kontak fisik seperti bersalaman, berpelukan, maupun bergandengan tangan. Karena kita tidak tahu dengan siapa mereka berinteraksi sebelumnya, itulah mengapa kita harus menjaga jarak setidaknya 0,5 meter sampai 2 meter, agar tidak adanya kontak fisik dan terhindar dari percikan orang yang sedang bersin ataupun batuk.

  • Hindari memegang fasilitas umum

Entah siapa saja yang memegang atau menggunakan fasilitas umum, bayangkan, jika air liur orang yang sakit menempel pada pegangan tangga, pegangan pintu, pegangan kereta, tombol lift, dan fasilitas umum lainnya. Itulah kenapa kita harus menghindari kontak dengan fasilitas dan benda lainnya serta menjaga diri kita agar tetap bersih, dengan tidak menyentuh wajah atau makan sebelum membersihkan tangan kita dengan sabun atau hand sanitizer, karena virus-virus yang tidak dapat kita lihat itu dapat berpindah dengan cepat ke tangan kita hingga masuk ke saluran pernafasan.

  • ┬áTunda traveling dan mudik

Saat di bandara atau di perjalanan untuk bepergian, akan ada banyak orang yang kita temui, dan kita tidak tahu siapa yang sakit dan siapa yang sehat. Sebaiknya kita tetap berada di tempat kita tinggal untuk menghindari kemungkinan terinfeksi virus atau bakteri yang berkeliaran di sekitar kita. Saat semuanya sudah kondusif barulah kita bisa merencanakan pergi ke suatu tempat atau pulang ke kampung halaman.

Nah, itu adalah hal-hal yang harus dilakukan saat social distancing. Badai pasti berlalu, yang terjadi akan usai, namun semuanya pasti membutuhkan proses, entah itu membutuhkan waktu yang panjang atau bisa juga disertai dengan perjalanan yang sulit. Namun, semua yang memiliki awal pasti akan ada akhirnya, sehingga yang sekarang harus kita lakukan adalah bersabar dan ikuti prosesnya, karena semuanya akan indah pada waktunya! Jadi jangan lupa turuti aturannya supaya kamu bukan jadi salah satunya, hashtag, Gerakan Social Distancing.