7 Strategi Komunikasi Marketing Bisnis di Era Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak orang kebingungan dalam mempertahankan sebuah bisnis. Kondisi pasar sebelum dan saat pandemi Covid-19 tentu mengalami perubahan yang signifikan. Hal inilah yang ditakutkan banyak pengusaha tentang stabilitas perusahaannya.

Namun, hal itu bisa diatasi jika perusahaan memiliki strategi komunikasi marketing bisnis. Meski demikian, pendekatan yang biasa dilakukan sebelum pandemi tentu tidak akan efektif apabila tetap dilakukan di masa sekarang. Harus ada perubahan cara dalam memasarkan produk dan layanan agar brand awareness masyarakat tetap terjaga. Bagaimana caranya?

  • Berikan Dukungan Sosial kepada Pihak yang Terdampak

Jangan terus berfokus mencari keuntungan. Pandemi Covid-19 memberi dampak pada semua segmentasi pasar. Apabila Anda tidak mempedulikan hal tersebut, besar kemungkinan untuk kehilangan kepercayaan konsumen Anda. Tunjukkan rasa empati terhadap kondisi dunia. Bila perlu, tawarkan produk Anda sebagai bantuan bagi mereka yang memerlukan. Sebagai contoh, Anda menjual vitamin, tawarkan produk tersebut ke lokasi-lokasi karantina, sebagai cara promosi dengan bonus kepercayaan masyarakat terhadap produk Anda.

  • Pilihlah Keyword atau Topik yang Sesuai

Berdasarkan data dari Kemenkominfo, selama pandemi ini, aktivitas masyarakat di internet melonjak tajam hingga 442 persen. Oleh karena itu, kini, internet menjadi surganya dunia marketing, sebab semakin banyak penggunanya, semakin besar jangkauan yang bisa digapai dalam melakukan pemasaran digital.

Saat pandemi, masyarakat akan sangat memperhatikan kesehatannya. Bisnis yang paling diuntungkan dari kondisi ini adalah sektor kesehatan, produk medis, makanan, serta minuman. Oleh karena itu, sesuaikan keyword dan topik dengan kondisi masyarakat yang mulai mencari tahu mengenai kesehatan.

  • Manfaatkan Kehadiran Media Sosial

Saat masyarakat terpaksa harus menjaga jarak dan tetap di rumah, salah satu hiburan yang bisa mereka akses, yaitu melalui media sosial. Pemilihan media sosial sebagai medium komunikasi marketing bisnis juga harus disesuaikan. Bila target pasar Anda adalah remaja-dewasa muda, platform yang sesuai adalah Instagram, Twitter, hingga Tiktok. Untuk Facebook, lebih dominan diisi oleh pengguna dewasa hingga usia yang lebih tua.

  • Gunakan Berbagai Media Sekaligus

Strategi komunikasi marketing bisnis akan lebih maksimal apabila Anda memaksimalkan peran setiap media di internet. Tidak hanya media sosial, media lainnya seperti website juga sangat berpengaruh dalam meraih brand awareness konsumen.

  • Selalu Pastikan Keamanan Produk

Pandemi secara tidak langsung mengajarkan masyarakat untuk dapat hidup sehat. Oleh karena itu, mereka akan memperhatikan produk yang mereka konsumsi maupun pelayanan yang mereka dapat agar terhindar dari segala macam penyakit, termasuk Covid-19. Selalu perhatikan keamanan produk dan sterilisasi sistem pelayanan.

  • Update Terus Strategi Perusahaan Anda

Topik-topik dan tren di internet bergerak begitu cepat, sehingga Anda perlu untuk terus melakukan perubahan strategi yang sesuai dengan tren yang ada agar lebih update. Anda bisa memulainya dengan mengikuti tren ataupun isu-isu yang sedang hangat diperbincangkan.

  • Jangan Abaikan Words of Mouth

Words of mouth tidak hanya bekerja dalam pemasaran offline. Words of mouth adalah strategi marketing dalam bentuk rekomendasi personal. Saat ini banyak perusahaan dan brand-brand terkenal yang memilih jasa promosi berupa endorse melalui public figure, tokoh terkenal, dan artis untukĀ  memberikan informasi serta manfaat dari produk maupun jasa pelayanan yang mereka miliki karena memberikan hasil yang baik.

 

Anda juga bisa melakukan strategi komunikasi marketing bisnis di atas secara mandiri. Namun, akan lebih baik lagi jika Anda mengambil program studi Magister Ilmu Komunikasi di BINUS GRADUATE PROGRAM yang memiliki prospek kerja baik. Jadi, tunggu apa lagi? Segera bergabung dan kembangkan bisnis Anda!